Ikan Pari atau nama saintifiknya Dasyatidae adalah sejenis keluarga ikan yang terdapat di seluruh dunia.
Ikan Pari adalah bersaudara dengan ikan jerung. Tetapi tidak seperti
ikan jerung, yang merupakan pemangsa yang menggerunkan dengan rahang
yang berkuasa, ikan pari jarang sekali menugut manusia dan mulutnya yang
kecil bukanlah ancaman sama sekali.
Berhampiran pangkal ekor ikan pari terdapat taji sekitar 8-inch yang
diselitupi dengan bahan yang sama yang membentuk sisik yu, yang dikenali
sebagai dermis dentikle (dermal denticles). Hujung ini, yang
menjadi keras dan tegang apabila ikan pari merasa terancam, berbentuk
seperti pisau daging bergerigi dan memiliki bisa yang mengancam
pemangsa.
Sebahagian besar racun itu sendiri adalah toksin berasaskan protein
yang menyebabkan kesakitan pada mamalia dan boleh juga mengubah kadar
degupan jantung dan pernafasan, mengikut pada Makmal Mote Marine.
Ikan pari jarang menyerang manusia, bagaimanapun sekiranya ia
dipijak, ikan pari akan menggunakan tajinya sebagai satu bentuk
mempertahankan diri," mengikut Nancy Passarelli dan Andrew Piercy bagi
Florida Muzium Sejarah Semulajadi. "Walaupun ditikam oleh ekor ikan pari
amat menyakitkan, ia adalah jarang menjadi ancaman kepada nyawa
manusia."
Terdapat kira-kira 200 spesies ikan pari. Ia terdapat di kedua-duanya
air tawar dan di lautan. Kebanyakannya tidak mempunyai keupayaan untuk
menyengat.
Jumat, 02 November 2012
ikan mas
Ikan Mas (bahasa Inggeris: Goldfish ), Carassius auratus, merupakan salah satu ikan terawal yang dibela jinak, dan masih merupakan ikan akuarium yang dipelihara. Selain daripada merupakan ahli yang agak kecil kepada keluarga ikan kap (yang merangkumi ikan kap koi serta kap krusia), Ikan Mas ialah versi bela jinak kepada ikan kap kelabu tua/perang yang berasal dari Asia Timur (dibela jinak buat pertama kali di China)[1] dan yang dibawa masuk ke Eropah pada akhir abad ke-17. Nama saintifiknya Carassius auratus. Mutasi yang melahirkan Ikan Mas juga diketahui daripada spesies-spesies siprinid yang lain, seperti kap biasa dan tench.
Ikan Mas boleh membesar sehingga 23 inci (59 sentimeter) panjangnya dan 9.9 paun (4.5 kilogram)
beratnya, walaupun saiz ini jarang dicapai; sebenarnya, tidak banyak
Ikan Mas yang dapat mencapai sehingga separuh saiz ini. Dalam
keadaan-keadaan optimum, Ikan Mas boleh hidup selama 20 tahun lebih (rekod dunia
ialah 49 tahun), tetapi kebanyakan Ikan Mas yang dipelihara di rumah
umumnya hanya hidup selama enam hingga lapan tahun, akibat selalu
dipelihara di dalam mangkuk. [2]
lumba lumba
Lumba-lumba
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
| ?Lumba-lumba | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||
|
||||||||||||
| Genera | ||||||||||||
|
Lihat artikel di bawah. |
Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.
Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernapas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.
Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang kadang Lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara di dalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan. Karena lumba-lumba dapat berkomunikasi, maka lumba-lumba disebut sebagai hewan yang paling cerdas, melebihi simpanze. [1]
Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi giginya, kadang-kadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Terkadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.
Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia, bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos. Singa laut, spesies primata, ikan paus dan anjing juga termasuk binatang yang cerdas. Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba dan ikan paus sudah langka, maka lumba-lumba dan ikan paus harus dilindungi. Lumba-lumba dan ikan paus telah mulai dilindungi di seluruh dunia.
Paus biru
Paus biru (Balaenoptera musculus) adalah mamalia laut yang masuk kedalam subordo paus balin.[3] Panjangnya mencapai lebih dari 33 meter dan memiliki massa 181 ton metrik atau lebih. Binatang ini dipercaya sebagai hewan terbesar yang pernah ada.[4][5]
Panjang dan langsing, tubuh paus biru dapat bervariasi keteduhan kelabu kebiruannya.[3] Ada sedikitnya tiga perbedaan subspesies: B. m. musculus Atlantik utara dan Pasifik utara, B. m. intermedia, Samudra selatan dan B. m. brevicauda (juga dikenal sebagai paus biru kerdil) ditemukan di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Selatan. B. m. indica
ditemukan di Samudra Hindia, mungkin menjadi subspesies lain. Seperti
dengan paus balin lain, pola makannya berisi secara pokok crustacea kecil yang dikenal sebagai krill, yang sama baiknya dengan ikan kecil dan cumi-cumi.
Paus biru sangat berlimpah di hampir seluruh samudra hingga memasuki abad 20. Selama lebih dari 40 tahun paus-paus tersebut diburu sampai mendekati kepunahan dengan adanya perburuan paus
hingga dilindungi oleh komunitas internasional pada tahun 1966. Sebuah
laporan tahun 2002 memperkirakan ada 5.000 sampai 12.000 paus biru di
seluruh dunia[6]
yang lokasinya terbagi dalam sedikitnya lima kelompok. Kebanyakan riset
saat ini memberi perhatian terhadap subspesies paus biru kerdil yang
mungkin dibawah perkiraan.[7]
Sebelum perburuan paus, populasi terbesar berada di Antartika, dengan
jumlah diperkirakan 239.000 (mencapai 202.000 hingga 311.000).[8] Sisanya yang hanya sebagian kecil (sekitar 2.000) mengkonsentrasikan di setiap kelompok Pasifik timur laut, Antartika, dan Samudra Hindia. Ada dua lebih kelompok di Samudra Atlantik utara dan sedikitnya dua di Belahan Selatan.
sejarah piranha
Piranha adalah ikan air tawar omnivora
yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai
Venezuela, mereka disebut caribes. Mereka terkenal dengan gigi tajam
dan pemakan daging. Namun, meskipun Hollywood sering mempublikasikan
piranha dengan negatif, piranha tidak seberbahaya itu, dan sering
dibudidayakan di rumah dan kantor.
Reputasi ikan piranha sebagai predator
yang mengerikan mungkin tak sekejam yang digambarkan. Keganasannya saat
menyerang secara bergerombol mungkin lebih banyak sebagai cara
bertahannya terhadap serangan predator daripada bentuk koalisi
melumpuhkan mangsanya.
Selain itu, ikan piranha sering terlihat
bergerombol termasuk saat menghabisi mangsa. Lagi-lagi hasil
pemantauan memastikan bahwa perilaku tersebut mungkin bentuk pertahanan
dan bukan strategi menyerang secara berkoalisi.
“Sebelumnya diyakini bahwa piranha
bergerombol agar dapat bekerja sama saat berburu mangsa,” ujar Profesor
Anne Magurran. Namun, ia dan timnya menemukan bahwa kecenderungan
tersebut mungkin muncul sebagai bentuk pertahanan terhadap predator.
Sebab, piranha merupakan salah satu mangsa lumba-lumba air tawar,
caiman, dan ikan berbadan besar lainnya.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa
ikan-ikan yang tengah berada pada fase reproduksi akan dilindungi di
bagian tengah gerombolan. Banyak sedikitnya jumlah ikan yang
bergerombol juga menunjukkan seberapa besar ancaman yang mereka hadapi.
“Pada perairan yang dalam, ikan-ikan
tersebut membentuk gerombolan kecil karena terdapat ruang yang cukup
lebar untuk menghindari predator dan ancamannya ringan,” ujar Magurran.
Begitu berada di perairan dangkal, ikan-ikan bergerombol dalam jumlah
besar lebih dari 50 ekor untuk menekan risiko serangan predator.
Magurran dan timnya sempat mendemontrasikan temuannya kepada publik
pada sebuah tangki di Pameran Sains Musim Panas di London. Meski
demikian, tentu tak berarti kita aman kalau berenang di dekat piranha
lho!
Asal usul piranha
Sebenarnya pada sekitar delapan atau
sembilan juta tahun lalu di perairan Amerika Selatan terdapat ikan
piranha yang panjangnya mencapai 1 meter. Hal itu menurut Alberto
Cione, seorang ahli fosil dari Museum La Plata Museum, Argentina. Ia
mengetahuinya setelah meneliti fosil ikan piranha berukuran besar yang
disebut Megapiranha pananensis yang ditemukan pada tahun 1980.
Pada fosil terlihat pada rahang atas
Megapiranha terdapat tiga gigi berukuran besar. Gigi tersebut, menurut
Cione, digunakan untuk mempermudah megapiranha menangkap makanannya.
Tiga gigi raksasa itu tidak terdapat pada piranha yang saat ini hidup
di perairan Amerika Selatan.
Piranha merupakan ikan yang hidup di air
tawar yang sering juga disebut caribes oleh warga sekitar perairan.
Jika kalian penasaran ingin melihat piranha dari dekat tidak perlu
jauh-jauh ke perairan Amazon, kalian bisa melihatnya di Seaworld,
Ancol.
sejara sepeda
Sepeda adalah kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk menjalankannya.[1]
Yang pasti, konstruksinya belum mengenal besi. Modelnya pun masih sangat "primitif". Ada yang bilang tanpa pedal tongkat itu (tatocipede) bisa bergerak tapi bagaimana? Rick Boneshaker akan menjawabnya. Katanya "Oh,ini jawabannya. Dua orang harus memutar engkol di sisi kanan dan kiri sepeda "primitif" tersebut dengan pedoman kecepatan mendekati 109 km/jam. Setelah itu, tatocipede akan bergerak sesuai kecepatan engkol berputar dengan urutan sebagai berikut: kiri,kanan,berputar,atas,depan,bawah,belakang,barat laut. Tidak sulit kan?"
Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.
Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan pedal khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah "berani" menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana).
Sedangkan ensiklopedia Britannica.com mencatat upaya penyempurnaan penemu Perancis, Ernest Michaux pada 1855, dengan membuat pemberat engkol, hingga laju sepeda lebih stabil. Makin sempurna setelah orang Perancis lainnya, Pierre Lallement (1865) memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekelilingnya (sekarang dikenal sebagai pelek atau velg). Lallement juga yang memperkenalkan sepeda dengan roda depan lebih besar daripada roda belakang.
Namun kemajuan paling signifikan terjadi saat teknologi pembuatan baja berlubang ditemukan, menyusul kian bagusnya teknik penyambungan besi, serta penemuan karet sebagai bahan baku ban. Namun, faktor safety dan kenyamanan tetap belum terpecahkan. Karena teknologi suspensi (per dan sebagainya) belum ditemukan, goyangan dan guncangan sering membuat penunggangnya sakit pinggang. Setengah bercanda, masyarakat menjuluki sepeda Lallement sebagai boneshaker (penggoyang tulang).
Sehingga tidak heran jika di era 1880-an, sepeda tiga roda yang dianggap lebih aman buat wanita dan laki-laki yang kakinya terlalu pendek untuk mengayuh sepeda konvensional menjadi begitu populer. Trend sepeda roda dua kembali mendunia setelah berdirinya pabrik sepeda pertama di Coventry, Inggris pada 1885. Pabrik yang didirikan James Starley ini makin menemukan momentum setelah tahun 1888 John Dunlop menemukan teknologi ban angin. Laju sepeda pun tak lagi berguncang.
Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, dan masih banyak lagi makin menambah daya tarik sepeda. Sejak itu, berjuta-juta orang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, dengan Amerika dan Eropa sebagai pionirnya. Meski lambat laun, perannya mulai disingkirkan mobil dan sepeda motor, sepeda tetap punya pemerhati. Bahkan penggemarnya dikenal sangat fanatik.
Sejarah
Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.Yang pasti, konstruksinya belum mengenal besi. Modelnya pun masih sangat "primitif". Ada yang bilang tanpa pedal tongkat itu (tatocipede) bisa bergerak tapi bagaimana? Rick Boneshaker akan menjawabnya. Katanya "Oh,ini jawabannya. Dua orang harus memutar engkol di sisi kanan dan kiri sepeda "primitif" tersebut dengan pedoman kecepatan mendekati 109 km/jam. Setelah itu, tatocipede akan bergerak sesuai kecepatan engkol berputar dengan urutan sebagai berikut: kiri,kanan,berputar,atas,depan,bawah,belakang,barat laut. Tidak sulit kan?"
Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.
Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan pedal khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah "berani" menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana).
Sedangkan ensiklopedia Britannica.com mencatat upaya penyempurnaan penemu Perancis, Ernest Michaux pada 1855, dengan membuat pemberat engkol, hingga laju sepeda lebih stabil. Makin sempurna setelah orang Perancis lainnya, Pierre Lallement (1865) memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekelilingnya (sekarang dikenal sebagai pelek atau velg). Lallement juga yang memperkenalkan sepeda dengan roda depan lebih besar daripada roda belakang.
Namun kemajuan paling signifikan terjadi saat teknologi pembuatan baja berlubang ditemukan, menyusul kian bagusnya teknik penyambungan besi, serta penemuan karet sebagai bahan baku ban. Namun, faktor safety dan kenyamanan tetap belum terpecahkan. Karena teknologi suspensi (per dan sebagainya) belum ditemukan, goyangan dan guncangan sering membuat penunggangnya sakit pinggang. Setengah bercanda, masyarakat menjuluki sepeda Lallement sebagai boneshaker (penggoyang tulang).
Sehingga tidak heran jika di era 1880-an, sepeda tiga roda yang dianggap lebih aman buat wanita dan laki-laki yang kakinya terlalu pendek untuk mengayuh sepeda konvensional menjadi begitu populer. Trend sepeda roda dua kembali mendunia setelah berdirinya pabrik sepeda pertama di Coventry, Inggris pada 1885. Pabrik yang didirikan James Starley ini makin menemukan momentum setelah tahun 1888 John Dunlop menemukan teknologi ban angin. Laju sepeda pun tak lagi berguncang.
Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, dan masih banyak lagi makin menambah daya tarik sepeda. Sejak itu, berjuta-juta orang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, dengan Amerika dan Eropa sebagai pionirnya. Meski lambat laun, perannya mulai disingkirkan mobil dan sepeda motor, sepeda tetap punya pemerhati. Bahkan penggemarnya dikenal sangat fanatik.
Sejarah Singkat Sepeda Motor
Sejarah Singkat Sepeda Motor
Sepeda motor pertama di buat oleh ahli mesin Jerman Gottlieb
Daimler tahun 1885 ketika dia memasang sebuah mesin dengan pembakaran
sempurna pada sebuah sepeda kayu yang dia desain sendiri. Sepeda
tersebut memiliki empat roda, termasuk dua roda tambahan (seperti roda
pada sepeda anak-anak).
Putra Daimler menjadi orang pertama yang mengendarai sepeda motor ketika dia mencoba kreasi ayahnya tersebut pada tanggal 10 November 1885 dengan kecepatan mendekati 10Kpj.
Beberapa model sepeda motor kemudian di perkenalkan di Jerman, Perancis dan Inggris dengan fokus pengembangan pada kepraktisannya sebagai alat transportasi.
Tahun 1903, Arthur Davidson dan saudaranya Walter bersama tetangganya William Harley membuat motor Harley-Davidson yang pertama. Setahun kemudian mereka mulai memproduksi sepeda motor untuk di jual. Tahun 1909 Harley-Davidson mengenalkan mesin V-Twin yang pertama, yang memiliki dua silinder dengan konfigurasi seperti huruf “Vâ€. Mesin tersebut memiliki suara yang besar, bergemuruh dan terkesan jantan, tak lama mesin tersebut menjadi mesin Amerika klasik.
Selama tahun 1914, bentuk dasar dari sepeda motor modern mulai terbentuk. Bentuk tersebut meliputi peletakan mesin di antara roda depan dan belakang dan sebuah rantai untuk mentransger tenaga dari mesin ke roda belakang.
Selama PD I (1914-1918), sepeda motor terbukti sebagai sarana transportasi yang tangguh bagi militer Amerika dan Eropa, mampu mengurangi beban jalan raya dan mampu membawa alat komunikasi jauh lebih ke depan garis pertempuran. Sesudah perang, penggunaan sepeda motor menyebar luas ke Eropa dan Amerika.
Sampai tahun 1950-an, kebanyakan sepeda motor di Amerika utara di produksi oleh Harley-Davidson atau oleh perusahaan Inggris seperti Birmingham Small Arms Company (BSA), Norton, dan Triumph.
Periode 1960 dan 1970, perusahaan Jepang seperti Honda, Kawasaki, Suzuki, dan Yamaha, mulai memperkenalkan sepeda motor dengan pengembangan pada mesin dan suspensi dan mereka mampu bersaing dengan produsen motor yang sudak lebih dulu ada. Kelak, sepeda motor dengan mesin 4 langkah 750 sampai 1200 cc yang bertenaga besar produksi mereka akan mendominasi pasar sepeda motor jalan raya, sementara mesin 2 langkah yang ber-cc 250 sampai 500 akan menguasai pasar sepeda motor off-road.
Langganan:
Postingan (Atom)